10 Juni 2017

Aku tidak tahu

Aku tidak tahu
Dari mana awalnya
Aku tidak tahu
Kapan tepatnya ini dimulai
Aku tidak tahu
Apa yang sebenarnya terjadi
Aku tidak tahu
Mengapa bisa begini
Aku tidak tahu
Bagaimana melupakannya
Aku tidak tahu
Cara untuk mengakhirinya
Tapi aku tahu
Cinta selalu dimulai dari ketidak tahuan

18 Mei 2016

Kepura-puraan

Kelelahan yang nyata
Nafas pun panjang pendek tak teratur
Biarkan sejenak aku istirahat
untuk sedikit saja mengangkat beban berat yg menghimpit
Aku hanya punya satu hati
Tidak lebih dari itu
Beri aku sedikit waktu untuk bernafas lega
Tanpa ada yang mengganjal
Biarlah aku tertawa, walau hanya penyamar duka
setidaknya aku bahagia, didepan mereka
Biarlah aku menjadi baik baik saja, dihadapan mereka
Biarlah aku, silemah ini terlihat selalu menjadi yg terkuat
Seenggannya itu pelarianku dari kepulan asap yang menyesakan ini

-shinta

11 Mei 2016

Nyanyian pohon yang kesepian

Sehelai daun tertinggal dipohon rapuh yang tersembunyi ditengah rerimbunan pohon lainnya
Burung burung pun tak ingin bertengger disana
Menghampiri pun mereka enggan
Bahkan angin pun mulai berkhianat
Iya meniupkan sisa daun itu
membuatnya gugur dan terbang bersamanya
Pohon itu semakin merunduk kesepian
disela sela pekat malam ia bersenandung
Melodi yang terdengar begitu memilukan hati
entah untuk apa ia bernyanyi
Ketika tak ada seorang pun yang mendengarkannya
Namun ia berharap angin menolongnya kali ini
Mengirimkan pesan pada sesiapa saja
Agar mereka dapat menemukannya
Sebelum ia gugur dan mati dalam kesendirian

-shinta

02 Mei 2015

mencintaimu adalah kesalahan

aku tahu...
mencintaimu adalah kesalahan
merindukanmu adalah sebuah dosa
dan mengharapkanmu adalah kebodohan

aku tahu...
kau takkan tergapai olehku
walau aku dapat melihatmu
namun aku tak dapat menyentuhmu

kau dan aku tidak pernah ditakdirkan untuk bersama
bahkan dalam mimpi dan dongeng sekalipun
kita terlalu berbeda
tempatmu dan tempatku

tahukah kamu?
aku selalu menyebutkan namamu 
dalam setiap hembusan doaku
didalam keremangan

aku pernah mencoba
agar kau dapat melihatku
namun  aku paham dan mengerti
bahwa aku tetap tak akan terlihat
walau aku berada didepanmu sekalipun

melupakanmu atau tidak
itu adalah pilihanku
dan aku memilih untuk mencintaimu
dengan kesalahan yang tak ingin ku benarkan

biarkan aku mencintaimu seperti ini
mencintaimu dengan semua tawa dan tangis yang ku punya
dan mencintaimu dalam keheningan malam
yang takkan terdengar




24 Maret 2015

Dalam Kabut

     aku melihatnya dipersimpangan jalan. ia terlihat bingung jalan mana yang harus dilaluinya. ia terus berjalan tak tentu karena ia memang tak menemukan arah perjalanannya.
ia bagai berjalan dalam kabut tebal, tak bisa melihat belokan yang ada.
bagaikan tak ada sinar dalam matanya. hanya kehampaan yang mencekam yang terlukis disana.
ia pun tak dapat merasakan keberadaannya sendiri. jiwanya. hatinya. bagai tak ada dalam raganya.
     ia memejamkan matanya. membuka mulutnya, mencoba berteriak. namun tak ada suara yang terdengar. apakah telinganya tuli? namun ia masih bisa mendengar hembusan angin yang menerjang tubuhnya.
     kini kakinya mati rasa. lelah berjalan dalam jalan yang tak terlihat. ia tak sanggup lagi. hatinya lelah dalam kesepian. ia berharap ditemukan. tidak. ia ingin ditemukan. ia ingin ada orang yang memanggil namanya, menarikanya keluar dan menyadarkannya dari kehampaan dan ketiadaan rasa.
     ia bingung. apakah ia harus menunggu disini atau terus berjalan dalam kabut ini dan menyeret kakinya.
     ia pun melangkah tersok-seok. mengerahkan semua kekuatan yang masih tersisa darinya. benar. ia tak ingin menunggu lagi. menunggu ketidakpastian yang entah akan datang atau tidak. ketidakpastian yang malah akan membuatnya makin tersesat dan penuh luka.
     ia akan terus berjalan. walau perlahan. hingga kabut ini menghilang.

13 Februari 2015

Cara Merias Wajah Berminyak

Merias wajah berminyak memang merepotkan. Tidak hanya untuk menyamarkan kelebihan minyak, tapi juga membuat agar riasan tetap menempel awet pada wajah. Untuk itu, coba ikuti tips berikut ini:
Gunakan Make Up Primer
Bersihkan wajah lebih dulu, kemudian oleskan make up primer antikilap dan bebas minyak lebih dulu agar riasan tahan lama. Paling tidak untuk area T –dahi, hidung, dan dagu-. Make up primer sebaiknya juga dioleskan pada kelopak mata sebagai dasar make up untuk menyempurnakan riasan eyeshadow dan eyeliner.
Gunakan Bedak Secukupnya
Aplikasikasikan bedak secukupnya saja. Jangan terlalu tebal, karena malah akan membuat pori-pori kulit mengeluarkan minyak lebih banyak. Jika telanjur menggunakan bedak tebal, basahi spon, kemudian ulaskan pada bagian yang diberi bedak tebal tadi.
Pilih Produk Bebas Minyak
Gunakan foundation dan blush on yang noncomedogenic dan bebas minyak, sehingga tidak akan menyumbat pori-pori. Gunakan juga cleanser dan toner dengan campuran asa, glikolat untuk mengurangi kelebihan minyak.
Gunakan Produk Tahan Lama
Gunakan produk yang waterproof, water resistant atau long lasting agar riasan awet menempel pada wajah seharian. Tapi, Anda juga harus rajin membersihkan wajah setelahnya.
Gunakan Pelembab
Gunakan pelembab ringan saja untuk melembabkan tanpa membuat wajah kelihatan berminyak. Jangan lupa gunakan tabir surya, tapi pilih yang bebas minyak. Setelah mengoleskan tabir surya, ambil tisu dan tempelkan pada kulit wajah untuk menyerap kelebihan minyak. Setelah itu, baru oleskan alas bedak.
Selalu Sediakan Kertas Minyak
Meski sudah ber-make up sempurna di pagi hari, pada siang hari kulit wajah berminyak tetap akan terlihat mengkilat pada siang hari. Karena itu, jangan lupa selalu membawa kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak pada wajah.
Caranya, tekankan kertas pada bagian kulit wajah yang berminyak. Jangan menggosoknya, karena akan menghapus riasan. (heni/bbs/nyata/jpnn)

sumber : http://www.jpnn.com/read/2015/02/13/287234/Cara-Merias-Wajah-Berminyak

12 Februari 2015

kau dan senja

senja sudah tiada
namun mengapa engkau masih tak beranjak?
terpaku dalam hening
hanya ranting-ranting kecil yang bernyanyi
terkena hembusan angin yang berlari

malam ini,
hanya bulan yang jadi ratu
karna bintang takut untuk nampak
ia bersembunyi dalam awan pekat malam
yang berlalu-lalang dengan tanpa malu-malu

apa tak kau temukan dia disana?
hingga kau tak mau beralih
jika saja kau mau mencoba
akan aku ajak kau menembus langit
mencari mentari yang tersembunyi

berlarilah jika kau ingin
aku akan mengejarmu 
hingga kau tak mampu lagi berlari
bahkan jika kau berjalan
aku akan berlari untukmu

aku takkan ada didepanmu
aku bahkan tak berniat ada dibelakangmu
aku akan disampingmu
hingga kau lelah dan bersandar padaku

bersandarlah,
sampai malam beranjak
biarkan aku menjadi tamengmu
agar angin tak mampu mengusikmu
hingga kau dapat kembali berlari
mengejar senja yang kau rindukan



27 Oktober 2014

Bulan

kau takkan mencari gelap
bila telah kau temukan terang
kau kan bertumpu dalam siang
memuja matahari

bulan takkan terlihat dalam terang
terendam oleh sang raja
tersingkir oleh cahaya 
kau takkan ingin bulan jika ada sang matahari
yang memancar 

bulan akan tetap kalah oleh matahari
ia takkan memancar
dalam siang yang menghujam
dalam terang yang kau suka
ia hanya terlihat
dalam pekat yang kau lupa

-shinta-

cinta dalam diam

terdiam bagai patung
dalam keheningan senja yang menggantung
tak bergerak bagai terekat
memandang tak menyapa
hanya angin yang bersuara

tak terlihat bukan berarti tak ada
boleh jadi itu terselubung dalam kepekatan
yang menikam semakin dalam
bagai lumpur yang menenggelamkan

walau tersimpan rapat dalam kebisuan
tertutup oleh keheningan
tak teraba oleh rasa
namun cinta tetaplah cinta


-shinta-

22 Oktober 2014

Senja yang telah berlalu



Senja tengah menaungi langit, gelap pun menerobos cahaya perlahan. Bulan menggeser sang raja dari singgasananya. Namun kau masih tak berpindah tempat. Pandanganmu masih tak teralihkan. Kau berdiam menatap lampau dan menepis kini. aku pun terpaku dengan uluran tangan tak bersambut. menggenggam sepi yang teraih. bagaimana aku mengibaratkan? Tentang sakitnya cinta yang terabaikan. Tentang hancurnya hati yang teracuhkan.
Aku tak bisa menuliskan namaku dihatimu. Karna telah ada nama yang menempatinya dengan huruf tebal yang merentangku. Aku ingin menggenggammu, namun itu tak cukup kuat untuk menarikmu keluar. Kau terlalu terpaku pada senja yang telah berlalu dan terlalu takut pada gelap yang berkabut.
Tak ada celah untukku mendekat. Langkahku terlumpuhkan oleh kebisuanmu. Tak ada tempat untukku tinggal. Harapku terhempaskan oleh diam mu yang tak bertepi. Anganku terbang bersama kata cinta yang tertahan oleh air mata.
Aku ingin membawamu menjelejah gelap bersamaku. Dengan tangan yang saling menggenggam. Meninggalkan takutmu bersama angin yang berhembus. Melupakan senja yang telah berlalu dan menggantinya dengan titik-titik cahaya dalam gelap yang tak kau sadari. Yang begitu indah melebihi senjamu.




-shinta

09 September 2014

Bahagia dan Munafik


Saat hati terluka bagaimana mungkin tidak terasa sakit?
Walau hanya goresan kecil yang tak terlihat.
Bagaimana mungkin tak apa apa saat hati merasa sakit?
Walau ia tak menunjukannya.
Aku masih tak mengerti akan definisi cinta yang bahagia saat melihat orang yang kita cintai bahagia walau bersama orang lain.

Bahagia?.......

Apa kita bahagia jika hati kita terluka?
Apa kita bahagia saat hati terasa sesak dan sakit?
Apa itu yang dinamakan bahagia?
Apa itu definisi dari kata bahagia?

Lalu apa bedanya bahagia dan munafik?.......

Apa itu bukan munafik jika kita berdusta pada diri kita sendiri?
Apa itu bukan munafik jika kita berkata baik-baik saja padahal itu sangat menyakitkan?
Apa itu bukan munafik jika kita tertawa padahal sangat ingin menangis?

bagaimana bisa hal seperti itu dikatakan bahagia?......

Tulus -- Sewindu

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku pendam sejak lama

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis merayumu

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya engkau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu


Read more: Tulus - Sewindu Lyrics | MetroLyrics

Michael Buble - Home

Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aeroplane
Another sunny place
I’m lucky, I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I’m living someone else’s life
It’s like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not
Come along with me
This was not your dream
But you always believed in me

Another winter day has come
And gone away
In either Paris or Rome
And I wanna go home
Let me go home

And I’m surrounded by
A million people I
Still feel alone
And let me go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home
I’ve had my run
Baby, I’m done
I gotta go home
Let me go home
It'll all be all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home

05 September 2014

fakta

Seharusnya kita tak pernah berharap pada hal yang kita yakini tak kan terjadi. 
Namun manusia memang selalu terbuai oleh pikirannya sendiri, terbuai akan bisik yang menjerumuskan. Sehingga saat apa yang diharapkan berbanding terbalik dengan apa yg terjadi.
kita terluka dan menyalahkan pada hal yang tak seharusnya disalahkan, padahal kita tahu bahwa hal itu memang yg akan terjadi.
Kita terlalu terbuai akan bahagia yang hanya sesaat dan takut merasakan sakit dan terjatuh. 
Padahal dengan melewati sakit itu kita bisa mendapatkan kebahagian yang lebih indah.
Terkadang kita pun lupa untuk bersyukur atas apa yang kita punya dan sibuk mencari cari hal lainnya. Sehingga kita akan terus mencari sesuatu yang baru dan meninggalkan apa yang sudah kita miliki.
Padahal hal itu belum tentu lebih baik dari apa yang sdh kita tinggalkan.

06 April 2014

chord i'm yours

INTRO: G, D, Em, C
G
Well you done done me and I swear that you felt it,
D
tried to be chill but you're so hot that I melted
EM C
I fell right through the cracks, now I'm trying to get back
G
Before the cool done run out I'll be giving it my bestest
D
And nothing's going to stop me but divine intervention
EM C
I reckon it's again my turn to win some or learn some
G D Em
But I won't hesitate no more, no more
C
It cannot wait, I'm yours
G D
Well open up your mind and see like me
Em
Open up your plans and then you're free
C
Look into your heart and you'll find love love love love
G D
Listen to the music of the moment people, dance and sing
Em
We're just one big family
C
And it's our God-forsaken right to be loved loved loved loved loved
G D Em
So I won't hesitate no more, no more
C
It cannot wait, I'm sure
G D
There's no need to complicate, our time is short
EM C
This is our fate, I'm yours
G D
D-D-do do you, but do you, D-D-do
EM
But do you want to come on
C
Scooch on over closer dear
And I will nibble your ear
G
I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
D
And bending over backwards just to try to see it clearer
Em
But my breath fogged up the glass
C
And so I drew a new face and I laughed
G
I guess what I be saying is there ain't no better reason
D
To rid yourself of vanities and just go with the seasons
Em C
It's what we aim to do, our name is our virtue
G D Em
But I won't hesitate no more, no more
C
It cannot wait, I'm yours
G D
Open up your mind and see like me
Em
Open up your plans and man you're free
C
Look into your heart and you'll find that the sky is yours
G D
There's no need to complicate
Em
'Cause our time is short
C
this is our fate
I'm yours

chord kiss me

Intro:   D   Dmaj7   D7   Dmaj7 --x2

D       Dmaj7
Kiss me out of the bearded barley.
D7      Dmaj7
Nightly, beside the green, green grass.
D                  Dmaj7
Swing, swing, swing the spinning step.
D7                                          G
You wear those shoes and I will wear that dress.

Chorus:
     Em   A   D
Oh, kiss me beneath the milky twilight.
Em    A   D          D7
Lead me out on the moonlit floor.
Em        A
Lift your open hand
D                  D/C#                    D/B                 D/A
(try leaving the high (E) string open with these four chords)
Strike up the band and make the fireflies dance, silver moon's
G*      A-Asus4-A   (Intro Again)
sparkling. So kiss me.

Verse 2:
D       Dmaj7
Kiss me down by the broken tree house.
D7       Dmaj7
Swing me upon its hanging tire.
D 
Dmaj7
Bring, bring, bring your flowered hat.
D7                                            G
We'll take the trail marked on your father's map.

Secret Admirer - Moca

Oh, secret admirer
When you're around the autumn feels like summer
How come you're always messing up the weather?
Just like you do to me..

My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It's whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door

Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you're always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)

Dear handsome admirer
I always think that you're a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: "HELLO!"

And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying. (Not again!)

My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
'Cause I do miss you so

My silly admirer ('cause I do miss you so..)
My handsome admirer ('cause I do miss you so..)
Dear secret admirer
'Cause I do miss you so

ini tentang kamu

sesaat aku bingung apa yang ingin ku tulis. karena aku tak paham apa yang kurasakan.
namun aku ingin menulis tentangmu. walau hanya tulisan abstrak yang tak kan kau pahami atau pun tak kan kau baca.

Bagaimana rasa yang ada dalam hatimu?
apa yang kau fikirkan tentang aku?
apa ada debar yang menggelitik dijantungmu saat mata kita bertemu?

begitu banyak pertanyaan dibenakku tentang kamu.

aku pernah berfikir untuk menyapamu. memberitahukan namaku padamu. agar ada aku difikiranmu.
namun hanya untuk bertatapan denganmu saja aku tak sanggup. bibirku kelu. otakku seakan tak dapat bekerja dengan baik dan jantungku terasa seakan tak terkendali.
aku selalu diam-diam mencuri pandang kearahmu, penasaran tentang apa yang sedang kau lakukan dan menatap wajahmu yang menurutku tercetak sempurna itu.

aku tidak akan menulis tentang aku disini.
 namun ini tentang kamu dan hujan yang tiba-tiba menjadi bagian dari kisahku yg lain.
yang tiba-tiba menjadi bagian dari tema ceritaku beberapa hari ini, tanpa kamu ketahui.
 entah mengapa pertemuan kita selalu ditemani dengan hujan. 
hujan yang sangat aku sukai.

aku pernah merasa kau pun menatapku saat pandangan mataku ku edarkan darimu.
entah itu kenyataan atau hanya sebuah delusi ku.
ada perasaan berharap yang diam-diam terselip dalam hatiku.
berharap hujan tak pernah berhenti agar kita selalu bisa bertemu.
berharap kau mengetahui perasaanku.
berharap kau benar-benar menatapku.
berharap kau menyebut namaku walau hanya sekali.

aku menyukai alis mata yang membingkai tegas matamu. 
seakan-akan aku tak akan bisa bosan dengan pemandangan itu.
 aku menyukai suaramu saat kau berbicara.
aku diam-diam tersenyum saat mendengarnya.


iya, ini tentang kamu yang begitu mengagumkan untukku.

-penggemar rahasiamu :)

05 April 2014

bisikan hati

rintik-rintik hujan mulai menetes. semakin lama semakin deras. aku menengadahkan kepalaku menatap awan kelabu, merasakan tetesan hujan dan angin dingin menerpa kulit wajahku. tak ingin ku pejamkan mata, karna aku tahu air yg tergenang dimataku pasti akan ikut terjatuh.
aku memeluk diriku sendiri, sambil menahan sesak dan tangis tersembunyi. aku benar-benar bangga pada diriku sendiri yang sangat pintar berakting. aku bertepuk tangan untuk diriku yang sangat pandai berdusta.
aku sangat piawai melakoni peranku sebagai gadis kuat dan selalu baik-baik saja.
terkadang aku muak pada diriku sendiri, muak pada tawa yg ku tunjukan, muak pada dusta yg ku katakan. dan muak pada semua yg terjadi padaku.
aku tak pernah baik-baik saja. aku terluka. terluka oleh keegoisan diriku sendiri.
hidupku hanya penuh sandiwara dan kebohongan yg ku rangkai sendiri. aku bahkan tak pernah tau, mana diriku yg sebenarnya. mana tawa yg tulus dan mana tawa yg menyedihkan? aku takut, karna aku mulai merasa kebas.
aku pernah mengatakan bahwa aku tak pernah berharap pada suatu hal yg tak bisa ku gapai, tp nyatanya aku selalu berharap.
aku berdusta, entah untuk apa.
aku bahkan tak pernah tau siapa orang-orang yg benar-benar aku cinta. siapa orang-orang yg benar-benar aku rindukan dan siapa orang-orang yg benar-benar aku butuhkan.
aku tak pernah mengerti, bagaimana cara menggunakan hatiku lagi.

-snt

04 Maret 2014

malaikat hujan

aku tak pernah menyangka akan bertemu lagi denganmu. kau hadir bersama hujan yang saat itu tiba-tiba turun. aku tak pernah berharap pada hal-hal yg menurutku tak mungkin, karna aku takut untuk terluka.
saat pandangan matamu dan mataku bertemu, aku ingin menyapa namun kata-kata hallo itu tertahan ditenggorokanku. seperti air mata yang tertahan dimataku. mata teduhmu dinaungi oleh alis mata tegas dan mempesona. kau serupa malaikat hujan, indah namun hanya untuk ku kagumi.
bagimu aku hanya orang asing yg bahkan tak kau kenal namanya. yang bahkan tak terlihat dalam jarak pandangmu. namun bagiku kau adalah kebahagiaan.
tiba-tiba aku menyukai hujan dihari minggu itu. karna hari itu hujan membawa malaikatnya turun bersama.
aku tak berharap bertemu lagi denganmu. karena malaikat tak datang tiap saat. malaikat hanya untuk ku kagumi, bukan untuk ku miliki.
tawa dan senyummu telah terbingkai indah dalam memori otakku.
tuhan, jaga senyummu itu. jangan biarkan kesedihan terlukis diwajahnya.

-shinta